PENYAJIAN DATA DENGAN TABEL & GRAFIK

Penyajian Data

Penyajian data merupakan cara yang digunakan untuk meringkas menata, mengatur atau mengorganisir data sehingga data mudah untuk dimengerti oleh pihak-pihak yang berkepentingan dengan data tersebut.

Secara umum ada dua cara untuk menyajikan data yaitu dengan tabel dan grafik. Kedua cara ini saling berkaitan, karena pada dasarnya sebelum dibuat grafik terlebih dahulu harus dibuat tabelnya. Dari dua cara ini penyajian data dengan grafik merupakan penyajian data yang lebih komunikatif karena dalam waktu yang singkat seseorang akan dapat dengan mudah memperoleh gambaran dan kesimpulan suatu keadaan.

 

Penyajian Data Dengan Tabel

Tabel merupakan kumpulan angka-angka yang tersusun berdasarkan kategori-kategori atau karakteristikkarakteristik tertentu sehingga memudahkan untuk dianalisis. Data yang disajikan dalam tabel bisa berupa :

  • Cross Section, data yang memiliki objek yang banyak pada tahun yang sama atau data yang dikumpulkan dalam satu waktu terhadap banyak objek
  • Time Series, data yang memliki runtun waktu yang lebih dari satu tahun pada satu objek atau data yang dikumpulkan dari waktu ke waktu terhadap satu individu/objek.

Secara umum penyusunan tabel memerlukan identitas judul tabel, judul baris, judul kolom, badan tabel catatan dan sumber data. Penyajian data dengan tabel bisa berbentuk tabel satu arah, dua arah dan tiga arah.

1. Tabel Satu Arah

Tabel satu arah adalah tabel yang hanya terdiri dari satu karakteristik atau kategori misalnya :

  1. Jumlah penjualan menurut jenis barang.
  2. Jumlah penganguran menurut daerah.
  3. Jumlah modal asing menurut sektor ekonomi.

Contoh :

Penjualan 5 jenis barang di IKEA

Jenis Barang Jumah
Lemari 243
Meja Kantor 300
Rak Buku 211
Tanaman 477
Kursi 150
Jumlah 1381

 

2. Tabel Dua Arah

Yaitu tabel yang terdiri dari dua karakteristik atau dua kategori misalnya :

  1. Jumlah penjualan menurut jenis barang dan daerah penjualan.
  2. Jumlah penanaman modal asing menurut sektor ekonomi dan lokasi investasi.
  3. Jumlah Impor menurut Jenis barang dan negara.

Contoh :

Data penjualan 5 jenis barang di IKEA pada 2 Negara Asia

Jenis Barang Indonesia Singapura
Lemari 243 140
Meja Kantor 300 246
Rak Buku 211 122
Tanaman 477 294
Kursi 150 90
Jumlah 1381 892

 

3. Tabel Tiga Arah

Tabel tiga arah menunjukan tiga karakteristik atau kategori data misalnya :

  1. Jumlah Investasi menurut jenis usaha, negara asal dan lokasi investasi.
  2. Jumlah Produksi menurut, Jam kerja (sift), jenis mesin dan kualitas barang.

Contoh :

Jumlah mahasiswa pada kota Jakarta, Malang & Makassar

Jurusan Jakarta Malang Makassar
Univ. Negeri Univ. Swasta Univ. Negeri Univ. Swasta Univ. Negeri Univ. Swasta
Teknik Informatika 3700 5275 3806 4210 2678 3009
Sistem Informasi 2548 3109 2378 2155 2788 3433
Kedokteran 3211 2317 3455 3954 3912 2704
Hukum 2977 2490 1598 1200 2278 1190
Jumlah 12436 13191 11237 11519 11656 10336

 

Penyajian Data Dengan Grafik

Grafik adalah gambar yang terdiri atas garis dan titik-titik koordinat. Dalam sebuah grafik terdapat dua jenis garis koordinat, yakni garis koordinat X dengan posisi horizontal dan garis koordinat Y dengan posisi vertikal.

Selain menyajikan data dengan menggunakan tabel, kita dapat juga menyajikan data dengan menggunakan gambar-gambar atau grafik. Banyak sekali jenis tampilan data dalam bentuk grafik tetapi pada bagian ini hanya ditampilkan grafik-grafik yang umum di jumpai seperti :

  1. Grafik garis (Line Chart)
  2. Grafik balok/batang (Bar Chart)
  3. Grafik Lingkaran (Pie Chart)

 

1. Grafik Garis (Line Chart)

Secara umum dibagi menjadi dua bagian yaitu single line chart yang terdiri dari satu garis saja dan multiple line chart yang terdiri dari beberapa garis. Garfik garis baik yang tunggal maupun yang terdiri dari beberapa garis sangat berguna untuk menggambarkan perkembangan suatu kegiatan. Umumnya grafik ini digunakan untuk data yang berbentuk time series yang sekaligus bisa dilihat trend-nya.

Contoh Grafik Single Line:

Perkembangan harga saham Telkomsel selama seminggu hari perdagangan pada bulan Desember 2018.

screenshot-289.png

Contoh Grafik Multiple Line:

Perbedaan harga saham Telkomsel dan Indosat selama seminggu hari perdagangan pada bulan Desember 2018.

screenshot-291.png

2. Grafik Batang/Balok (Bar Chart)

Secara umum dibagi menjadi dua bagian yaitu single Bar chart yang terdiri dari satu batang saja dan multiple bar chart yang terdiri dari beberapa batang. Garfik batang baik yang tunggal maupun yang terdiri dari beberapa batang sangat berguna untuk menggambarkan perbandingan suatu kegiatan. Grafik ini digunakan untuk data yang berbentuk cross section dan time series.

Contoh :

screenshot-292.png

3. Grafik Lingkaran (Pie Chart)

Secara umum dibagi menjadi dua bagian yaitu single Pie chart yang terdiri dari satu lingkaran saja dan multiple pie chart yang terdiri dari beberapa lingkaran. Garfik ingkaran baik yang tunggal maupun yang terdiri dari beberapa lingkaran sangat berguna untuk menggambarkan perbandingan suatu kegiatan berdasrkan nilai-nilai karakteristik satu dengan yang lain dan dengan keseluruhan (biasanya dalam persentase). Grafik ini digunakan untuk data yang berbentuk cross section.

Contoh :

screenshot-293.png

4. Pictogram

Grafik berupa gambar di dalam bidang koordinat XY dinyatakan gambar-gambar dengan suatu ciri-ciri khusus untuk suatu karakteristik. Misalnya untuk menyatakan jumlah mobil pada tahun-tahun tertentu, dapat digambarkan berupa gambar mobil (secara sederhana). Tiap gambar mewakili suatu jumlah tertentu.

Contoh :

screenshot-294.png


One thought on “PENYAJIAN DATA DENGAN TABEL & GRAFIK

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s